Liga Spanyol

Ujar Valverde Selepas Barca Telan Kekalahan Pertama

A66bet.com - Satu-satunya gol kemenangan Espanyol di RCDE Stadium dicetak pesepakbola pengganti, Oscar Melendo di menit 88. Manager Barcelona, Ernesto Valverde mengatakan, penyelesaian akhir buruk menjadi pasalnya kekalahan timnya. Barcelona juga tertekan dengan teror pendukung tuan rumah. "Terkadang, Anda dapat menderita karena lingkungan (teror suporter) dibandingkan dengan kesempatan. Keputusan mereka...

Coutinho Layak Dihargai Mahal oleh Barca

A66bet.com - Eks punggawa Barca, Luis Figo, menganggap bila Philippe Coutinho layak menjadi pesepakbola termahal El Barcelona. Baginya, pesepakbola asal Brasil itu mempunyai semua persyaratan untuk mempunyai label tersebut. Coutinho secara sah menjadi milik Barcelona pada 6 Januari 2018. Ia ditransfer dengan mahar £140 juta atau sekitar Rp2,6 triliun serta...

Hilangnya Senyum di Wajah Zidane

A66bet.com - Real Madrid sedang dalam krisis. Ini seiring keterpurukan El Real di klasemen sementara LaLiga. Hingga pekan ke-18, Real Madrid masih tercecer di posisi 4. Cristiano Ronaldo cs baru mengoleksi 32 poin dari 17 laga. Tertinggal jauh dari Barcelona yang kukuh di puncak klasemen dengan 48 poin dari 18...

Madrid Terus Rayu Orang Dekat Eden Hazard

A66bet.com - Madrid kian gencar melakukan perburuan pesepakbola bintang selepas Barca meraih Philippe Coutinho dari Liverpoool. Madrid butuh bintang baru demi mengimbangi Barca di LaLiga serta menghadapi Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions. Eden Hazard, Harry Kane, serta Neymar masuk daftar belanjaan utama. Bagi AS, Hari Rabu 10 Januari 2018,...

Xavi : Madrid Tak Punya Budaya Permainan Indah

A66bet.com – Mantan pemain tengah Barca, Xavi Hernandez, melontarkan pernyataan pedas terhadap penampilan Madrid musim 2017-18. Bagi Xavi, Real Madrid tak mempunyai budaya permainan indah sebagaimana Barcelona.

“Madrid tak bermain begitu indah. Di Bernabeu, bila seorang defender membuang bola ke tribun (menyapu bersih) itu bagus, itulah budaya. Suporter bakal bertepuk tangan,” kata Xavi, sebagaimana dikutip Soccerway, Hari Rabu 10 Januari 2018.

Xavi menambahkan, beda halnya di Camp Nou. Menendang bola asal-asalan serta mengarahkan ke tribun, itu bakal dibully suporter. Itu telah terjadi semenjak era Johan Cruyff (1988-1996).

“Di Camp Nou Anda mengetuk bola ke tribun serta gerutuan sangat keras maka negatif. Semenjak zaman Johan Cruyff,” kata Xavi.

Tetapi demikian, Xavi bukan berarti menganggap Madrid tak ingin bermain sepakbola indah sebagaimana Barcelona. Hanya saja, dari dulu kultur yang dibangun sebagaimana itu.

Bagi pesepakbola 37 tahun itu, Barca ialah ujian pamungkas bagi seorang pesepakbola. Bila sudah bergabung dengan pasukan itu, para pesepakbola dituntut bermain dengan filosofi. “Barcelona ialah ujian pamungkas bagi seorang pesepakbola,” ujar Xavi yang sekarang bermain untuk klub Qatar, Al Sadd.

Barca Melaju Kencang, Madrid Janji Segera Kejar

A66bet.com - Madrid kian tertinggal dari Barca. Hasil imbang 2-2 dengan Celta Vigo menjadikan pasukan didikan Zinedine Zidane itu terpaut 16 angka dari Barca. Sejauh ini Barcelona sudah mengantongi 48 poin serta Madrid 32 poin. Bertamu ke Estadio de Balaidos dalam lanjutan LaLiga, Hari Senin dinihari tadi, 8 Januari 2018,...